Alergi Pada Ibu Hamil

Alergi Pada Ibu Hamil – Alergi dan ibu hamil memang sangat identik tetapi ada juga ibu2 yang langsung tak ada alergi selama kehamilan. Wahh sangat beruntung ibu2 ini kan. Orang lain dengan berbagai ragam selama kehamilan, ada yang kulit perut dan leher jadi warna hitam, ada yang kulit jadi gatal2 dan naik ruam, kulit jadi terkelupas, diserang rasa nak tidur saja dan macam2 lagi. Inilah warna warni fase kehamilan.

Alergi Pada Ibu Hamil

alergi-pada-ibu-hamil

Alergi adalah reaksi hipersensitif dan terjadi ketika sistem pertahanan tubuh bereaksi terhadap zat asing yang memasuki tubuh melalui kulit, paru-paru, tertekan, tertelan atau tertusuk. Alergi dapat terjadi pada siapa pada setiap saat tanpa memandang usia. Penelitian menemukan banyak orang dewasa alah terhadap makanan, obat-obatan, gigitan serangga dan latihan. Kebanyakan anak-anak pula mengalami alergi terhadap makanan. Ia lebih sering terjadi pada mereka yang memiliki sejarah keluarga menderita alergi, namun seringkali penyakit ini juga dikaitkan dengan wanita yang sedang hamil. Antara gejala alergi ketika hamil adalah kulit menjadi gatal, tumbuh ruam dan eksim, sakit perut, muntah, diare dan pusing atau merasa bingung.

Imunologi Klinis dan Ahli Alergi serta Ahli Pediatrics, Dr. Amir Hamzah Abdul Latiff mengatakan, para wanita yang sedang hamil juga berpotensi untuk alergi baik secara sadar ataupun sebagian dari mereka tidak pernah mengetahuinya.

“Bagi mereka yang sediakala memiliki alergi atas faktor sejarah keluarga itu adalah hal biasa bagi mereka, namun masih membutuhkan pengobatan dan pengontrolan asupan makanan secara konsisten.

“Sementara itu, bagi wanita yang memiliki gejala dan gejala seperti alergi saat awal kehamilan, tetapi belum dapat mengidentifikasi kondisi tersebut, sebaiknya pemeriksaan awal harus dilakukan dengan cepat,” katanya.

Tambahnya, pemeriksaan pada tahap awal dapat membantu menyelamatkan kondisi ibu dan bayi dalam kandungannya melalui perawatan dan obat-obatan yang diambil.

“Bukan semua alergi memiliki gejala seperti yang biasa dilihat, juga bukan semua wanita hamil memiliki alergi karena sebagian memiliki penyakit ini sejak sebelum hamil lagi.

Alergi dibagi menjadi banyak bentuk dan kondisi. Sebagian alergi terjadi pada wanita hamil karena terjadi perubahan hormon pada tubuh wania tersebut.

Wanita hamil tidak bisa membuat asumsi bahwa gejala seperti alergi yang mereka sedang alami adalah alergi, sebaliknya, langkah terbaik ketika memiliki gejala ini adalah dengan membuat pemeriksaan awal untuk mengidentifikasi keaslian penyakit tersebut, “katanya.

Lanjutnya, pemeriksaan untuk mengidentifikasi penyakit ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu melalui pemindaian dan pemeriksaan darah.

“Seringkali alergi pada ibu hamil disebabkan faktor diet. Bila ibu yang diidentifikasi memiliki alergi disebabkan jenis asupan makanan seperti kacang dan makanan laut mereka akan disarankan oleh dokter untuk membatasi konsumsi jenis makanan tersebut.

Mereka yang memiliki alergi dianjurkan mengkonsumsi makanan yang bergizi selain pada waktu yang sama mengutamakan diet yang seimbang. Banyakkan konsumsi sayuran, buah-buahan untuk lima porsi sehari serta protein, karbohidrat dan nutrisi. Makanan yang seimbang membantu pertumbuhan dan pertumbuhan bayi dalam kandungan ibu selain memberikan nutrisi yang cukup bagi bayi.

Fokus pada asam folat

Juga dikenal sebagai folat atau folasin, asam folat termasuk dalam salah satu kelompok vitamin B. Ini penting selama kehamilan karena merupakan salah satu dari beberapa nutrisi yang diketahui dapat mencegah cacat lahir tabung saraf seperti spina bifida. Badan kita juga membutuhkannya untuk memproduksi sel-sel darah merah serta norepinefrin dan serotonin (komponen kimia dalam sistem saraf Anda). Ia membantu memproduksi DNA (bahan genetik tubuh) yang mengnormalkan fungsi-fungsi otak dan merupakan satu komponan penting dalam cairan tulang belakang.

Ahli merekomendasikan setiap wanita yang berencana untuk hamil atau dalam 12 minggu pertama kehamilan sehingga mengambil 400 mikrogram asam folat sebagai makanan tambahan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *