8 Sunnah Cara Rasulullah Menjaga Kesehatan Diri & Hidup Sehat

Pernahkah Anda mendengar bahwa Rasulullah pernah ditimpa sakit yang parah?

Cara Rasulullah Menjaga Kesehatan – Sebenarnya Rasulullah banyak mencontohkan kepada kita bagaimana beliau menjalani hidup untuk tetap sehat. Tepatnya, menghidupkan sunnah nabi akan memberi banyak keuntungan dan memperbaiki kerusakan. Bahkan diberi pahala.

Kembali pada bahasan awal, bagaimana cara Rasulullah menjaga kesehatan?

Ini adalah cara Rasulullah menjaga kesehatan diri agar tetap sehat.

SELALU BANGUN SEBELUM SUBUH
Rasulullah mengajak umatnya untuk bangun sebelum Subuh untuk melaksanakan shalat sunat, shalat fardhu dan shalat Subuh berjamaah. Hal ini memberi hikmah yang mendalam antaranya mendapat limpahan pahala, kesegaran udara subuh yang baik terutama untuk mengobati penyakit tuberkulosis serta memperkuat akal pikiran.

CARA RASULULLAH MENJAGA KESEHATAN ADALAH AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN
Rasulullah selalu bersih dan rapi. Setiap Kamis atau Jumat, Baginda mencuci rambut halus di pipi, memotong kuku, bersisir serta memakai minyak wangi.

“Mandi pada hari Jumat adalah sangat dituntut bagi setiap orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan pemakai harum-haruman. “(HR. Muslim)

RASULULLAH TIDAK PERNAH MAKAN BERLEBIHAN
Sabda Rasulullah yang artinya: “Kami adalah satu kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan).” (Muttafaq Alaih)

Dalam tubuh manusia ada tiga ruang untuk tiga benda: Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan. Bahkan ada satu kewajiban khusus bagi umat Islam yaitu dengan berpuasa pada Ramadan untuk menyeimbangkan kesehatan selain Nabi selalu berpuasa sunat.

RASULULLAH MENJAGA KESEHATAN DIRI DENGAN GEMAR BERJALAN KAKI
Rasulullah berjalan kaki ke masjid, pasar, medan jihad dan mengunjungi rumah sahabat. Ketika berjalan kaki, keringat pasti mengalir, pori-pori terbuka dan peredaran darah berjalan lancar. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung. Dibandingkan kita sekarang yang lebih nyaman naik kendaraan. Kalau ingin menempatkan kendaraan, harus parkir tepat di depan tempat yang ingin kita pergi.

RASULULLAH TIDAK PEMARAH
Nasihat Rasulullah ‘jangan marah’ diulangi sampai tiga kali. Ini menunjukkan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasad, tetapi lebih kepada kebersihan jiwa. Ada terapi yang tepat untuk menahan perasaan marah yaitu dengan mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka harus kita duduk dan ketika sedang duduk, maka harus berbaring. Kemudian membaca Ta’awwudz karena marah itu dari setan, segera mengambil wudhu dan shalat dua rakaat untuk mendapatkan ketenangan serta menghilang kan gundah di hati.

SELALU OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA
Sikap optimis memberikan efek emosional yang mendalam bagi kelapangan jiwa selain harus banyakkan sabar, istiqomah, bekerja keras serta tawakkal kepada Allah SWT.

TIDAK PERNAH IRI HATI
Untuk menjaga stabilitas hati dan kesehatan jiwa, semestinya kita harus menjauhi dari sifat iri hati. “Ya Allah, bersihkanlah hatiku dari sifat-sifat mazmumah dan hiasilah diriku dengan sifat-sifat mahmudah.”

JADILAH PEMAAF
Pemaaf adalah sifat yang sangat dituntut untuk mendapatkan ketenteraman hati dan jiwa. Memaafkan orang lain membebaskan diri kita dari dibelenggu rasa kemarahan. Jika kita marah, maka marah itu melekat pada hati. Justru, jadilah seorang yang pemaaf karena yang pasti badan sehat.

BAHAGIA sebenarnya bukan MENDAPAT tetapi dengan MEMBERI. Sebenarnya, banyak lagi cara hidup sehat Rasulullah. Semoga hati kita semakin dekat dengan Nabi yang sangat kita rindukan pertemuan dengannya.

Baca juga artikel lainnya :

Cara Mengobati Herpes Zoster

Merawat Tubuh Saat Hamil

Obat Darah Tinggi

Mengatasi Masalah Kesehatan Dengan QnC Jelly Gamat

Posted by Penyakit Akut

8 Sunnah Cara Rasulullah Menjaga Kesehatan Diri & Hidup Sehat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *